Bajawa dan Adat Berpakaian serta Bentuk Rumah
Inkisaria Tauladani, Pakaian adat daerah Bajawa Boku (coklat tua). Kain ikat yang dikenakan dengan cara dililit menyerupai kerucut di kepala sebagai pegganti topi. Mari Ngia (berwarna merah tua). Secarik kaiin yang diberi dekor khusus sebagai lambang mahkota dan berfungsi sebagai penahan/pengikat boku. Lu’e (hitam). Kain itam bermotif kuda putih atau biru yang dilipat sedemikian rupa dengan cara mengenakannya berbentuk menyilang di punggung. Sapu. Kain itam yang juga bermotif kuda putih atau biru yang dipakai menggantikan celana/ jubah yang merupakan pasangan dari Lu’e. Keru. Ikat piggang yang ditenun dengan cara khusus dan bermotif kuda yang berfungsi sebagai penahan Sapu. Degho. Gelang yang terbuat dari gading gajah yang seperti gelang pada umumnya namun berukuran agak besar dan tebal yang biasa dikenakan di tangan kiri dan kanan. Sau. Parang adat yang dilengkapi dengan asesorisnya berupa bulu kuda putih pada gagang dan ekor yang terbuat dari rangkaian bulu ayam ...
Komentar
Posting Komentar
Katorang samua Basudara